Bab Sebelumnya | Daftar Isi | Bab Selanjutnya
Bab 2: Perempuan Munafik
Baili Hongzhuang menyeringai di dalam hatinya, namun di permukaan ia berpura-pura bersikap seperti biasa, dengan lemah ia bersuara, "Jiejie, aku..."
Xuanyuan Huan menarik tangan Baili Yuyan, matanya penuh dengan hasrat sambil tersenyum. Tangannya meraba tubuh Baili Yuyan dengan penuh nafsu.
"Yuyan, biarkan saja sampah ini mati, tidak perlu kamu pedulikan nasibnya."
Jika bukan karena Yuyan memohon untuk datang dan mengunjungi Baili Hongzhuang bersama-sama, dia tidak akan mau menyisihkan pandangan pada sampah buta itu.
Baginya, seorang putra mahkota yang terhormat, memiliki sesosok tunangan seperti itu, berapa banyak orang yang mengejeknya di belakang!
Ketika pernikahan dibatalkan, ia berpikir bahwa akhirnya ia tidak perlu melihat sampah itu lagi. Namun ia tidak menyangka perempuan itu berani mencoba bunuh diri!
Perempuan yang menangis, membuat masalah, dan bunuh diri untuk menarik perhatiannya adalah jenis perempuan yang paling ia benci!
Di mulut Baili Yuyan tersinggung senyum bahagia, membiarkan tangan Xuanyuan Huan menjelajahi lekuk tubuhnya, namun mulutnya masih mengeluarkan kata-kata munafik, "Yang Mulia Pangeran, bagaimanapun juga Hongzhuang adalah meimei saya. Saya tidak dapat membiarkan meimei melakukan hal yang bodoh."
"Yuyan, kamu sangat baik hati. Aku sangat mencintaimu."
Xuanyuan Huan mengeluarkan senyum yang cemerlang, melakukan tindakan asusila di hadapan Baili Hongzhuang yang buta memberikan kenikmatan tersendiri!
Baili Yuyan tertawa riang di hatinya, turut bergerak mengikuti tangan Xuanyuan Huan sambil terus berakting seperti jiejie yang baik hati.
"Pangeran, jika Anda terus berbicara seperti itu, Hongzhuang akan merasa sedih!"
"Mengapa kamu khawatir!" Xuanyuan Huan memandang rendah Baili Hongzhuang, "Jika identitas Baili Hongzhuang bukan seorang xiaojie dari keluarga jenderal, aku tidak akan mau bertunangan dengannya! Aku menyukaimu Yuyan, ah!"
Baili Hongzhuang melihat drama memuakkan yang sedang berjalan di depan matanya sambil mengejek di dalam hatinya, Baili Yuyan sungguh tidak punya urat malu!
Melakukan hal seperti itu di depan orang yang mencoba bunuh diri, tidak punya malu! Kedua orang ini memang sungguh luar biasa, ah!
Untung saja, Baili Hongzhuang yang sebenarnya telah meninggal dunia, jika dia melihat kejadian seperti ini, takutnya dia akan mencoba bunuh diri lagi.
Baili Hongzhuang mengamati Xuanyuan Huan sebelum mendesah di dalam hatinya- ah, Baili Hongzhuang yang asli benar-benar mencintainya dengan percuma.
Menurut pendapatnya, laki-laki ini cuma sekarung bandot, membuat orang merasa jijik!
Jika bukan karena tubuh ini masih belum pulih, dia akan menunjukkan pada pasangan asusila ini mengapa bunga berwarna sangat merah!
Xuanyuan Huan tersenyum dengan penuh nafsu, mengangkat tubuh Baili Yuyan sehingga menempel pada tubuhnya sambil terus berciuman, berjalan ke arah Baili Hongzhuang.
Dengan mudah dimengerti, ia ingin agar Baili Hongzhuang dapat melihat dengan jelas!
Mata Baili Hongzhuang berkilat dengan penuh cemooh dan rasa jijik, ia mengambil sebuah mutiara dari hiasan rambut, dan melemparkannya di bawah kaki Xuanyuan Huan secara diam-diam.
Duk!
Xuanyuan Huan menginjak mutiara, mengakibatkan tubuhnya terjatuh ke arah lantai seraya mendorong Baili Yuyan menjauh darinya!
"Ah!!"
Baili Yuyan sontak menjerit saat wajahnya bertabrakan dengan tiang ranjang. Darah mengalir dari hidungnya, wajahnya yang cantik berubah menjadi jelek dengan munculnya lebam berwarna keunguan.
Xuanyuan Huan jatuh tepat di wajahnya, tubuhnya yang tengkurap berkedut. Sekarang, bagaimana bisa dia bertingkah angkuh seperti sebelumnya?
"Jiejie, apakah kamu baik-baik saja?"
Baili Huangzhuang menyeringai, namun suaranya dibumbui rasa panik dengan pandangan kosong ke depan.
Xuanyuan Huan berdiri, merasa malu sambil mengulurkan tangan untuk membantu Baili Yuyan berdiri.
Namun saat ia berusaha melangkah, ia tersandung kaki ranjang dan jatuh ke arah depan!
Xuanyuan Huan menarik tangan Baili Yuyan, matanya penuh dengan hasrat sambil tersenyum. Tangannya meraba tubuh Baili Yuyan dengan penuh nafsu.
"Yuyan, biarkan saja sampah ini mati, tidak perlu kamu pedulikan nasibnya."
Jika bukan karena Yuyan memohon untuk datang dan mengunjungi Baili Hongzhuang bersama-sama, dia tidak akan mau menyisihkan pandangan pada sampah buta itu.
Baginya, seorang putra mahkota yang terhormat, memiliki sesosok tunangan seperti itu, berapa banyak orang yang mengejeknya di belakang!
Ketika pernikahan dibatalkan, ia berpikir bahwa akhirnya ia tidak perlu melihat sampah itu lagi. Namun ia tidak menyangka perempuan itu berani mencoba bunuh diri!
Perempuan yang menangis, membuat masalah, dan bunuh diri untuk menarik perhatiannya adalah jenis perempuan yang paling ia benci!
Di mulut Baili Yuyan tersinggung senyum bahagia, membiarkan tangan Xuanyuan Huan menjelajahi lekuk tubuhnya, namun mulutnya masih mengeluarkan kata-kata munafik, "Yang Mulia Pangeran, bagaimanapun juga Hongzhuang adalah meimei saya. Saya tidak dapat membiarkan meimei melakukan hal yang bodoh."
"Yuyan, kamu sangat baik hati. Aku sangat mencintaimu."
Xuanyuan Huan mengeluarkan senyum yang cemerlang, melakukan tindakan asusila di hadapan Baili Hongzhuang yang buta memberikan kenikmatan tersendiri!
Baili Yuyan tertawa riang di hatinya, turut bergerak mengikuti tangan Xuanyuan Huan sambil terus berakting seperti jiejie yang baik hati.
"Pangeran, jika Anda terus berbicara seperti itu, Hongzhuang akan merasa sedih!"
"Mengapa kamu khawatir!" Xuanyuan Huan memandang rendah Baili Hongzhuang, "Jika identitas Baili Hongzhuang bukan seorang xiaojie dari keluarga jenderal, aku tidak akan mau bertunangan dengannya! Aku menyukaimu Yuyan, ah!"
Baili Hongzhuang melihat drama memuakkan yang sedang berjalan di depan matanya sambil mengejek di dalam hatinya, Baili Yuyan sungguh tidak punya urat malu!
Melakukan hal seperti itu di depan orang yang mencoba bunuh diri, tidak punya malu! Kedua orang ini memang sungguh luar biasa, ah!
Untung saja, Baili Hongzhuang yang sebenarnya telah meninggal dunia, jika dia melihat kejadian seperti ini, takutnya dia akan mencoba bunuh diri lagi.
Baili Hongzhuang mengamati Xuanyuan Huan sebelum mendesah di dalam hatinya- ah, Baili Hongzhuang yang asli benar-benar mencintainya dengan percuma.
Menurut pendapatnya, laki-laki ini cuma sekarung bandot, membuat orang merasa jijik!
Jika bukan karena tubuh ini masih belum pulih, dia akan menunjukkan pada pasangan asusila ini mengapa bunga berwarna sangat merah!
Xuanyuan Huan tersenyum dengan penuh nafsu, mengangkat tubuh Baili Yuyan sehingga menempel pada tubuhnya sambil terus berciuman, berjalan ke arah Baili Hongzhuang.
Dengan mudah dimengerti, ia ingin agar Baili Hongzhuang dapat melihat dengan jelas!
Mata Baili Hongzhuang berkilat dengan penuh cemooh dan rasa jijik, ia mengambil sebuah mutiara dari hiasan rambut, dan melemparkannya di bawah kaki Xuanyuan Huan secara diam-diam.
Duk!
Xuanyuan Huan menginjak mutiara, mengakibatkan tubuhnya terjatuh ke arah lantai seraya mendorong Baili Yuyan menjauh darinya!
"Ah!!"
Baili Yuyan sontak menjerit saat wajahnya bertabrakan dengan tiang ranjang. Darah mengalir dari hidungnya, wajahnya yang cantik berubah menjadi jelek dengan munculnya lebam berwarna keunguan.
Xuanyuan Huan jatuh tepat di wajahnya, tubuhnya yang tengkurap berkedut. Sekarang, bagaimana bisa dia bertingkah angkuh seperti sebelumnya?
"Jiejie, apakah kamu baik-baik saja?"
Baili Huangzhuang menyeringai, namun suaranya dibumbui rasa panik dengan pandangan kosong ke depan.
Xuanyuan Huan berdiri, merasa malu sambil mengulurkan tangan untuk membantu Baili Yuyan berdiri.
Namun saat ia berusaha melangkah, ia tersandung kaki ranjang dan jatuh ke arah depan!
Sumber
Bab Sebelumnya | Daftar Isi | Bab Selanjutnya
Catatan:
jiejie= kakak perempuan
meimei= adik perempuan
xiaojie= nona muda, anak perempuan dari sebuah keluarga bangsawan
Komentar
Posting Komentar